Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Darah Kembali Tercecer di Boulevard



darah kembali tercecer di bullevardDarah kembali tercecer di Taman Jodoh Boulevard. Jumat (28/3) dinihari, dua kelompok pemuda bentrok di sana. Akibat bentrokan tersebut, satu orang, Syahril (26), terpaksa dirawat di RS Budi Kemuliaan. Korban mengalami luka dibagian leher. Luka tersebut akibat sabetan pecahan botol yang dilayangkan lawannya.
Informasi yang dirangkum POSMETRO di lapangan bentrokan tersebut terjadi setelah Adi, seorang pemuda yang diduga sedang dalam pengaruh alkohol memukul salah seorang dari kelompok lainnya yang ada di tempat tersebut.
Perkelahian pun pecah. Adi yang juga sempat melukai salah seorang pekerja kaki lima di tempat tersebut berusaha melarikan diri. Namun, ia  dapat diamankan sejumlah pemuda lainnya yang ada di tempat tersebut. Ia pun sempat menjadi bulan-bulanan.
Mendapatkan sebuah botol Adi kemudian memukulkan botol tersebut kesembarangan arah. Nah, Syahril yang berusaha melerai pertikaian tersebut menjadi korban selanjutnya. Ia terkena botol yang sudah pecah tersebut. Terluka Syahril dilarikan ke RS Budi Kemuliaan. Adi sendiri sudah diamankan di Polsek Batuampar.
Setelah bentrokan terjadi beberapa orang pemuda diamankan di Polsek Batuampar. Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Batuampar, Inspektur Satu Sony Wibisono mengatakan masih menyelidiki penyebab bentrokan tersebut. Belum diketahui pasti siapa yang memulai bentrokan tersebut.
Namun, Sony melanjutkan, salah satu yang diamankan merupakan korban bentrokan dua hari sebelumnya. Apakah ada kaitannya dengan kejadian sebelumnya pihaknya masih menyelidikinya.
“Tadi ditanya jawabannya berbelit-belit. Saat ditanya siapa yang mukul ngaku tak ada yang tahu. Sementara mereka ini kita amankan dulu,” ungkap Soni.
Tampaknya Pemko Batam harus meninjau kembali tujuan dibangunnya Taman Jodoh Baoulevard. Pasalnya, tempat tersebut bukan lagi tempat yang aman. Bentrokan antarpemuda pun sering terjadi di tempat yang dulunya direncanakan sebagai salah satu aikon Kota Batam tersebut.
Tidak itu saja, pejalan kaki yang kerap lewat di Taman Boulevard, juga kerap menjadi korban para preman jalanan. Tak jarang mereka diperas, atau dipukuli orang-orang yang tengah mabuk.

Dua Tembakan di Kampung Pisang
Sehari sebelumnya, bentrok antara dua kelompok pemuda juga pecah di pertigaan Kampung Pisang, Tanjunguma. Bentrok berhenti setelah polisi datang ke lokasi kejadian.
Bentrokan tersebut melibatkan pemuda Kampung Pisang dengan sekelompok pemuda yang dikabarkan berasal dari sekelompok pemuda yang sering nongkrong di Taman Jodoh Boulevard. Pemuda Kampung Pisang yang rata-rata masih ABG itu mengaku tiba-tiba diserang oleh kelompok pemuda yang berasal dari Jodoh tersebut.
Baku hantam pun sempat terjadi. Namun, bentrokan tersebut terhenti setalah polisi datang ke lokasi kejadian. Untuk membubarkannya polisi pun terpaksa memberikan tembakan peringatan. “Tadi ada terdengar dua kali tembakan. Habis itu baru berlarian orang itu” ungkap salah seorang warga yang berjualan di pertigaan tersebut.
Adanya tembakan peringatan itu juga dibenarkan Ridwan, salah seorang warga. Ia mengaku terkejut dengan bunyi letusan tersebut. “Saya lagi dalam rumah. Dengar letusan saya keluar,” ungkapnya. Terkait penyebab kejadian itu Ridwan mengaku tak mengetahuinya. “Saat keluar saya lihat orang udah rame. Habis itu dengar letusan lagi baru pada bubar,” ungkapnya.
Belum diketahui pasti penyebab bentrokan tersebut. Kepala Polsek Lubuk Baja, Komisaris Aris Rusdiyanto, terlihat datang ke lokasi kejadian. Aris mengaku belum mengetahui penyebab kejadian. Pihaknya terlebih dulu akan menyelidiki kasusnya tersebut. “Besok aja,” ujarnya singkat. Aris meminta kejadian tersebut jangan dibesar-besarkan.
Seorang saksi mengatakan kejadian tersebut merupakan yang kedua kalinya. Namun, kejadian yang pertama hanya melibatkan beberapa orang saja. “Sebelumnya ada yang berkelahi dekat sini. Mungkin dia kalah dan manggil kawan-kawannya, lalu nyerang ke sini lagi,” ungkapnya.
Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, banyaknya polisi dan kerumunan warga di lokasi kejadian sempat menarik perhatian warga yang kebetulan melintas. Mereka menyempatkan berhenti dan melihat dari jauh kerumunan warga tersebut. Arus kendaraan pun di ruas jalan tersebut sempat tersendat.
Terkait kasus maraknya aksi kekerasan di Jodoh Boulevard dalam sepekan , Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Ponco Indriyo SIK mengakui hal ini menjadi salah satu yang mendapatkan perhatian khusus dari kepolisian. “Kami akan gelar razia, ” tegas Ponco. (qul/tjo)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar