/>
Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Diculik, Disiksa, Diperkosa Suami Siri



suami siksa istri  Azrina

Az (kanan), dengan bekas luka-luka siksaan suaminya, ketika melapor ke polisi, Maret silam.

Sabtu (9/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Semalam itu, jalan raya di kawasan Windsor-Nagoya masih cukup padat. Terutama muda-mudi yang tengah mencari hiburan. Azrina (27) dan saudarinya Netty, juga memanfaatkan momen malam minggu itu untuk refreshing. Berkendara dengan motor, keduanya keliling daerah Nagoya.

Azrina tidak sadar, tak jauh di belakang motor yang dikemudinya, ada sepasangg mata tengah mengawasi keduanya. Dari kejauhan sepasang mata yang tengah mengendarai mobil itu terus memperhatikan gerak-gerik Azrina. Tepat di sebuah gang sepi laju motor menjadi pelan karena jalan rusak. Saat itu mendadak, dari arah belakang keduanya, muncul sesosok pria yang langsung memegang motor tersebut.

Praktis motor itu tidak bisa bergerak lagi karena dipegangi seorang pria. “Motor saya dipegangi sama dia . Dia suami saya, terus didorong kemudian ditarik sampai saya jatuh dari motor,” demikian pengakuan Azrina, ketika ditemui POSMETRO pada Minggu (17/3) petang.

Karena kekuatan lelaki berinisial In, pria yang tak lain adalah suami Azrina, lebih besar, kedua wanita itu jatuh. Sayangnya di sana tidak ada orang yang lewat. Sepi. Keadaan ini dimanfaatkan oleh In untuk mendekati Azrina. “Saya didekati dia terus saya diangkat dan tubuh saya dibawa masuk ke dalam mobil,” tambah Azrina. Azrina tidak tahu lagi bagaimana nasib Netty yang masih tergeletak di tepi jalan bersama motornya.

Di dalam mobil itu, Azrina merasakan ketakutan yang luar biasa. Ternyata di dalam mobil itu In mengalami kejadian yang membuatnya takut. “Dia nanya kenapa saya pergi meninggalkannya, padahal dia cinta sama saya,” kata wanita berambut pendek itu.
Diakui Azrina, selama ini dia memang minggat karena mengaku tidak tahan dengan kelakuan lelaki yang sudah menikahinya secara siri selama 2 tahun silam. Selain suka main pukul, In dianggap olehnya sebagai suami pencemburu. “Sudah terlalu sering dia menyiksa saya, saya tidak tahan makanya kabur dari dia,” katanya.

Selama “diculik” itu Azrina hanya bisa mengamati kalau mobil yang ditumpanginya mengarah ke Jembatan 5 . Karena tidak bisa mengendalikan kemarahannya saat tahu istrinya kabur, In marah. “Kepala saya dipukuli, mata saya ditonjok, dan tangan saya digigit,” akunya sembari menunjukkan bekas luka di lengan kiri, leher, dan mata.

Di kedua kelopak matanya masih nampak putih mata yang berubah merah darah. Bahkan nyaris menutupi pupilnya. Padahal saat bertemu kemarin di halaman kantor Polresta Barelang itu, kejadian itu sudah seminggu.

Dikunci dari Luar
Hampir satu jam lebih disiksa di dalam mobil, Azrina tiba di dalam sebuah mess di dekat Pantai Melur. Sembari memegangi tangan kirinya yang juga sempat disudut rokok oleh In, wanita itu mengikuti langkah suami sirinya itu. Agaknya itu rumah seseorang yang ditempatinya selama ini. Tiba di sana In memaksa Azrina masuk ke dalam rumah berbentuk bedengan itu. Pintu pun dikunci.

Seolah tak puas dengan apa yang sudah diperbuatnya, kembali kemarahan In diterima Azrina. Entah berapa kali pukulan tangan mendarat ke wajahnya. Selanjutnya, seperti apa yang selama ini kerap dilakukan oleh suaminya, in memaksanya untuk melayani hasrat seksualnya. Namun kali ini Azrina mengalami hal yang lebih parah. “Saya disodomi pakai jari,” kata Azrina.

Setelah puas, In keluar kamar dan membiarkan Azrina di dalam rumah dan pintu digembok dari luar. Pagi harinya , Azrina benar benar merasakan tubuhnya sakit semua. Rasa lapar yang menyerangnya, namun tidak bisa keluar kamar, membuat Azrina pusing.
Dia kemudian berusaha keluar dari rumah. Saat si penjaga mess tengah lengah, wanita itu menjebol gembok kamar. Berlari sekencangnya dari tempat itu, Azrina sampai juga ke jalan raya. Agar tidak diketahui, wanita itu bersembunyi di semak-semak. Akhirnya tidak lama dia melihat seorang pengendara motor melintas. Menumpang motor itu, akhirnya Azrina bisa sampai kembali ke Batam. Diapun melaporkan kejadian ini ke ibundanya. Azrinapun melaporkan hal ini ke Polresta Barelang. Hingga sore kemarin, infromasinya sang suami siri ini sudah diamankan polisi. Namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian teerkait kasus ini.
(esa)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar