/>
Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Maling Spesialis Yamaha Mio Dibekuk



yamaha-mio-soulBATAM,METRO: Namanya Nopi Ariadi, usianya 27 tahun. Dia tak terlihat seperti preman, dan juga punya pekerjaan baik di PT. Ganda Samudra. Tapi, ternyata warga Tanjungpiayu ini adalah otak sejumlah kasus pencurian sepeda motor di Batam. Uniknya, Nopi yang dibekuk polisi dari Satuan Reskrim Polsek Batamkota, Rabu (17/4) ini, spesialis mencuri motor Yamaha Mio. Nopi juga punya enam anggota komplotan yang sering diajaknya mencuri.
Nopri ditangkap di tempatnya bekerja di PT. Ganda Samudra, di Komplek Inti Batam, Seipanas. Nopri boleh dibilang kualat. Pasalnya, ia mengotaki aksi pencurian motor di perusahaan tempatnya bekerja. Terkuaknya keterlibatan Nopri berkat kejelian polisi memperhatikan rekaman CCTV yang melihat jari-jari tangannya yang bergerak. “Seperti memberi kode pada seseorang,” kata Panit Buser Aiptu Tigor Dabariba SH yang memimpin penangkapan.
Saa ditangkap, awalnya Nopri berkilah dan membantah keterlibatannya atas hilangnya Yamaha Mio milik seorang karyawan perusahaan sekitar pukul 11.30 WIB. Namun polisi tak begitu saja mempercayainya. Ia terus diperiksa hingga mengaku mengetahui mengenal pelaku pencurian. “Saya kenal yang curi. Tapi saya tidak suruh mereka,” katanya.
Dari mulutnya, polisi pun mengantongi dua nama yaitu Imam (28) dan Afis (25) warga Batuaji. Polisi pun menggerebek kos-kosan Imam dan Afis di Perumahan Taman Seruni.
Namun, keduanya tidak ada di tempat. Polisi terus menyanggongi kosannya hingga keduanya pulang dan berhasil ditangkap.
Dari hasil pemeriksaan, terkuak bahwa komplotan mereka diotaki oleh Nopri.
“Dari keterangan Imam dan Afis, komplotan ini dikendalikan Nopri,” kata Kanit Reskrim Iptu Donris Pasaribu SH. Nopri lah yang menentukan target motor yang akan dicuri, menyediakan kunci T sebagai alat mencuri, hingga mencari pembeli motor curian anggota komplotannya. Rata-rata motor curian mereka jual murah. “Saya jual antara satu hingga satu setengah juta,” kata Nopri.
Kenapa Yamaha Mio? Mereka mengaku motor jenis ini mudah menjual dan harganya cukup bagus. Uang hasil kejahatan itu ia bagi rata dengan Imam yang bertugas sebagai joki, dan Afis sebagai pemetik.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi berhasil mengamankan tiga unit Yamaha Mio hasil curian mereka. Polisi juga sedang memburu dua anggota komplotan yang bertugas sebagai pembuat plat motor palsu dan penadah hasil curian komplotan Nopri. “Dua pelaku masih kita selidiki keberadaannya, dan keberadaan sejumlah barang-bukti lainnya,” kata Donris.(les)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar