Posmetro Batam Edisi:
Oleh

Mantan Kepsek SMPN 28 Diperiksa Polisi, Tetap Bantah Berbuat Cabul



Bersisir klimis, Herizon, mantan Kepsek SMP 28 diperiksa di ruang penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Barelang.

Bersisir klimis, Herizon, mantan Kepsek SMP 28 diperiksa di ruang penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Barelang.

BATAM, METRO: Suasana gaduh terjadi saat kedatangan Herizon, mantan Kepala Sekolah SMP 28 saat dirinya mendatangi Polresta Barelang Sabtu (20/4). Herizon datang lima menit sebelum jarum jam menunjuk ke angka 14.00 WIB seperti yang sudah dijanjikan oleh pengacaranya, Abdul Kadir.
Herizon datang ke polres didampingi tiga pengacaranya; Abdul Kadir, Rika Adrian, dan Iwa Susanti. Herizon datang dengan menggunakan kendaraan dan langsung menuju ke ruangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang.
Saat melewati lobi Polresta, Herizon  langsung dikerumuni wartawan yang sudah menungguinya sejak pagi.
Ia datang dengan mengenakan stelan kemeja putih berlis biru dan mengenakan kacamata. Wajahnya nampak tegang saat langkah kakinya menuju ke PPA disambut jepretan kamera.
Tapi, tak satupun kalimat keluar dari mulut pria yang siang kemarin bersisir klimis itu.
Kedatangannya yang langsung memasuki ruangan PPA nyaris gagal karena akses masuk terhalang puluhan wartawan.
Saat berhasil masuk ke dalam ruangan PPA, Herizon langsung berinisiatif mengambil duduk di pojok. Pewarta yang hendak meliput pemeriksaan, langsung diarahkan untuk menunggu di luar.
Dari balik pintu, Herizon terlihat pindah duduk di depan salah satu penyidik yang ada di dekat pintu keluar.
Dalam sekejap, pintu PPA yang ditutup dari luar itu dikerubuti wartawan yang akan mengambil gambar Herizon dari celah pintu.
Herizon diperiksa kemarin (Sabtu, 20/4) dalam tuduhan pelecehan seksual terhadap 14 siswi di sekolah yang dipimpinnya.
Namun, melalui pengakuan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin dan Wakil Walikota Rudi berserta Pengacaranya, Herizon membantah kejadian itu. Begitu juga dalam pemeriksaan kemarin, informasi yang diterima POSMETRO, Herizon tetap tidak mau mengakui tuduhan pencabulan itu.
Sebelumnya Herizon sempat masuk rumahsakit karena dikabarkan minum obat serangga.
“Belum sampai ke status tersangka, kita lihat hasil pemeriksaan,” komentar Kompol Ponco Indriyo, Kasat Reskrim Polresta Barelang, kemarin.
Soal penahanan terhadap Herizon, Ponco belum belum bisa memastikan. “Itu kita lihat di akhir pemeriksaan,” katanya.
Hingga berita ini diketik pukul 15.45 WIB, Herizon masih diperiksa.(tjo)

Install Aplikasi Posmetro Android di Gadgetmu
Android app on Google Play
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar