Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Bocah 13 Tahun Maling Motor Dibekuk Warga



kecil2 maling motorTurun dari lori putih, dua anak baru gede (ABG) A dan S, tampak pasrah. Didampingi beberapa orang warga Perumahan Cikitsu, Batamcentre, A, yang Rabu (4/5) dinihari itu terlihat hanya mengenakan kaos oblong biru dan masih bercelana pendek. Ia banyak terdiam. Begitu juga dengan temannya S, bocah berkulit putih mengenakan kaos kuning dipadu celana selutut. Keduanya menjawab seperlunya, ketika petugas Polsek Batamkota menanyainya.
Baru dua bulan berurusan dengan polisi, A kembali berulah. Bersama S, A tertangkap warga Perumahan Cikitsu melarikan motor. Kedua remaja inipun kemudian dibawa ke kantor Polsek Batamkota. Saat hendak diturunkan dari lori, warga yang kadung jengkel berusaha mencubit kedua ABG tersebut.
Duduk bersebelahan, kedua bocah itu hanya bisa menunggu sampai pagi untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas. Anwar, juga harus menunda tidurnya. Informasi dari warganya, terkait ulah bocah belasan tahun itu membuat Ketua RW 13 Perumahan Cikitsu, Batam Kota itu berurusan dengan polisi. Sebelumnya, memang ada Irwanto warga Cikitsu yang kehilangan sepeda motor. Bahkan hilangnya bebek metik tersebut sudah dilaporkan ke Mapolsek Batam Kota.
Setahu Anwar dari keterangan korban, Irwanto, sepeda motor Honda Vario hilang sekitar seminggu lalu, saat diparkir di depan rumah. Karena keteledoran sendiri, sepeda motor tersebut berpindah tangan. “Istrinya (Irwanto) lupa nyabut kunci motor itu, dan STNK nya ada di gantungan kunci motor itu,” kata Anwar kepada POSMETRO.
Nah kenapa sepeda motor tersebut bisa kembali lagi, sambung Anwar, Selasa malam ia mendapat kabar dari RT di Perumahan Taman Raya. Warga di sana merasa heran, karena hampir seminggu sepeda motor tersebut dibiarkan tergeletak. “Motor itu ditaruh di pinggir jalan dekat pos satpam, Perumahan Taman Raya Tahap I,” ujar Anwar.
Merasa curiga dengan ciri-ciri motor tak bertuan itu, warga pun melakukan penyelidikan. A dan S adalah sekawan. Oleh warga dari temannya itu, A dan S akhirnya terpancing. “Awalnya info ini dari temannya pelaku yang mengaku kalau sepeda motor yang dititipkan itu adalah motor curian. Dan temannya ini cerita-cerita, setelah kita selidiki ternyata benar. A dan S kita jemput dari rumah mereka masing-masing,” ujarnya lagi.

Andai Korban tak Teledor
Anwar menambahkan, pelaku diamankan sekitar pukul 23.30 WIB. Idas, warga yang lain, juga mengatakan kalau aksi A ketahuan mencuri sudah yang kedua kalinya. “Dulu kedapatan maling helm, dan dijamin sama RW karena kasihan, tapi malah diulang lagi,” kata Idas.
Hanya saja, sambung pria berkaos putih itu, toleransi warga dianggap main-main oleh A. Setahu Idas, A adalah anak yatim dan tidak lagi bersekolah, sementara S masih duduk di bangku SMP. Keterangan Idas dibenarkan warga lain yang ikut mengantar ke kantor polisi. Mereka mencuri karena tergoda melihat sepeda motor yang kunci kontak nya masih tergantung di motor. Untuk mengelabui pemiliknya, pelaku pun sempat mempreteli motor korban.
Menanggapi kasus yang terulang kedua kalinya, Erry Syahrial, Komisioner di Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, angkat bicara. Menurut Erry kalau sudah berulang kedua kalinya kasus tindak pidana yang dilakukan anak di bawah umur, pihaknya tidak bisa membantu. Sebab, kalau dibantu untuk kedua kalinya, anak-anak akan menggangap perjanjian yang dibuat tersebut sepele.
“Kalau kita bantu untuk kedua kalinya, anak-anak akan mengulang lagi dan tentunya akan banyak kejahatan serupa yang akan dilakukan mereka,” kata Erry.
Ia berharap kedepan jika terjadi hal serupa, peran orangtua dan lingkungan yang bertanggungjawab atas kesalahan mereka. Dalam hal ini, sambung Erry, pengawasan orangtua dan lingkungan yang lemah sebab si anak bisa melakukan kejahatan yang sama. Ditambahkanya, untuk kasus yang dilakukan A dan S, si pemilik motor berperan atas kejahatan keduanya, karena teledor melepas kunci. Kejahatan muncul karena ada kesempatan, termasuk keteledoran yang dibuat si korban. Andai tak teledor, mungkin A dan S tak punya niat mencuri motor.(cnk)

Print Friendly
Install Aplikasi Posmetro Android di Gadgetmu
Android app on Google Play
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar