Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita: , , ,

Meneladani Sang Kiai, DPC PKB dan PCNU Nonton Bareng



sang kiaiBATAM, METRO: Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nonton bareng (Nobar) film Sang Kiai bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Musyawarah Kecamatan (MWC) NU se -Kota Batam, Sabtu  (1/6).

Ketua DPC PKB, Jefri Simanjuntak mengatakan, nobar ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada seluruh warga NU mengenai perjuangan Kiai Hasyim Ashari dalam memperjuangkan kemerdekaan negara Indonesia. “Nonton Bareng ini diikuti 230 orang dari seluruh pengurus DPC PKB, PCNU dan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU seluruh Kecamatan di Batam,” ujarnya kepada POSMETRO.

Dalam film tersebut lanjutnya, masyarakat NU diharapkan dapat menyaksikan langsung bagaimana perjuangan Kiai Hasyim dalam merebut kemerdekaan.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam itu mengharapkan, dengan nobar ini dapat lebih mendekatkan tali silahturahmi seluruh pengurus DPC PKB dan PCNU Kota Batam. “Kami sangat senang dapat menyaksikan film ini bersama-sama. Semoga (Nobar ini) dapat mendekatkan diri DPC PKB dan NU serta seluruh MWC NU tingkat Kecamatan di Batam. Ini (Nobar) baru pertama kali kita lakukan. Semoga film seperti ini dapat hadir kembali dan masyarakat dapat mengenal sejarah. Khususnya untuk masyarakat NU sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Batam Khairul Shaleh mengaku sangat terharu dengan film yang disutradarai oleh Rako Prijanto tersebut.  Selama ini tambahnya, banyak masyarakat NU ada yang paham dan tidak pahan dengan perjuangan Kiai Hasyim Ashari. “Saya merasa heran, kenapa film ini ditayangkan setelah 90 tahun. Dari film ini ada satu hal yang perlu diketahui pemimpin di negeri ini khusus di Kota Batam bahwa peperangan itu tidak pernah berhenti di negeri ini. Saat ini mereka tidak menyerang dengan bom tapi dengan narkoba,” jelasnya.

Menurutnya, selama sepuluh tahun menjabat sebagai ketua NU, dirinya baru pertama sekali menonton di mal, setelah dirilisnya film Sang Kiai. “Dalam film itu kita melihat santri berjuang atas arahan kiai dan ulama. Jadi saya berharap pemerintah mau bersatu padu bersama para ulama. Karena sampai saat ini, kita belum selesai berperang,” tuturnya.

Muhamad Syauki, Wakil Sekretaris NU Batam menyatakan dengan nobar ini, masyarakat NU dapat lebih mengenal siapa sebenarnya pendiri NU. “Selama ini kita hanya tahu sejarah beliau secara buku dan ini visual. Mudah-mudahan dapat menambah semangat atas perjuangan beliau,” paparnya. (ams)

Print Friendly
Mulai online 03/02/2013