Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Ashui Menyerahkan Diri Setelah 5 Jam Membunuh Tjoet Tjiang alias Tjun Lian



Jenazah korban Tjoet Tjiang  saat divisum.

Jenazah korban Tjoet Tjiang saat divisum.

KARIMUN, METRO:  Diduga hanya karena sakit hati , Andi alias Ashui (26) warga Lubuk RT 02/02 Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun  nekat menghabisi nyawa   tetangganya, Tjoet Tjiang alias Tjun Lian (74).

Kejadian ini Minggu (04/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu korban sedang tidur di kamar. Tiba-tiba datang tersangka dan membangunkan korban dengan cara memanggil dari balik jendela kamar korban. Korban pun bangun dan membuka pintu samping rumahnya. Tak diduga ternyata saat itu tersangka sudah memegang sebilah pisau, ketika korban muncul dari balik pintu samping itulah, tersangka langsung menusuk korban dengan menggunakan sebilah pisau ke arah dada korban sebanyak 2 kali.

Korban terkapar. Darah segar membanjiri lantai. Melihat korban tak berdaya lagi, tersangka pun pergi lalu menyerahkan diri ke Polsek Kundur.

Kapolsek Kundur, Kompol Ade Kuncoro menjelaskan penyidik masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan pelaku. “Selang lima jam setelah membunuh atau sekitar pukul 03.00 WIB dinihari, pelaku langsung menyerahkan diri ke kita, dan mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Dari keterangan tersangka, antara korban dengan tersangka yang saling bertetangga semenjak enam bulan lalu. Tersangka membuat usaha ternak babi di belakang rumahnya. Dari situlah tersangka merasa belakangan  ini Korban menunjukkan sikap rasa tidak senang atas usaha yang baru di dirikan tersangka. Sikap inilah yang diakui tersangka membuatnya sakit hati.

“Untuk sementara motifnya lantaran sakit hati atas ternak babi yang dibuat tersangka, dimana tersangka merasa korban tak senang dengan usaha yang dibuat tersangka,” ujar Ade lagi.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara malam itu berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau milik tersangka dan baju yang digunakan oleh korban. Selain itu juga memeriksa saksi yaitu Teng Hui Jang (47) dan Atan Makruf (62).

Aksi tersangka ini, diduga sudah direncanakannya. Bahkan tersangka Andi pun sudah mempersiapkan pisau yang dibawa dari rumahnya. Hasil pemeriksaan polisi, korban sempat melakukan perlawanan. Hasil visum yang diterima polisi, pelaku diduga menusuk korban sebanyak dua kali ke arah dada korban.

Ashui dijerat dengan tindak pidana pembunuhan berencana pasal 340 jo 338 KUH Pidana.(ria)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar