Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Desertir TNI dan Oknum Polisi Jadi Penadah Motor



PINANG, METRO: Satreskrim Polres Tanjungpinang, berhasil mengungkap sindikat curanmor dan membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor dan penadah barang curian tersebut, belum lama ini. Keduanya merupakan oknum aparat. Satu oknum anggota polisi dan satu lagi mantan anggota TNI. Keduanya berhasil mengambil sekitar enam sepeda motor di Tanjungpinang.

Menurut Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Memo Ardian pada wartawan kemarin, pengungkapan kasus curanmor tersebut, berawal ketika ada laporan pencurian sepeda motor di wilayah Mapolsek Tanjungpinang Timur. “Berawal dari laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan,” paparnya.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapatkan nama dan nomor telepon seseorang, yang bisa menyediakan sepeda motor dengan harga murah. Akhirnya polisi pun menghubungi orang tersebut dengan berpura-pura menjadi pembeli. Setelah melakukan kesepakatan, mereka pun membuat janji bertemu di Ganet, tepatnya pada Sabtu (17/8) lalu.

Pada hari yang sudah disepakati pria yang berinisial R datang bersama istrinya, dengan dua sepeda motor secara terpisah. Ketika terjadi transaksi, polisi pun langsung membekuk R. “Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata R merupakan oknum anggota polisi, dan kapasitasnya sebagai penadah,” katanya.

Perlu diketahui R merupakan anggota polisi berpangkat Briptu, anggota Polres Lingga yang ditugaskan sebagai protokoler di Tanjungpinang. Setelah mendapatkan R, polisi pun kembali melakukan pengembangan dan mendapatkan nama HS.

Ternyata HS merupakan anggota TNI yang desersi. Polisi pun bekerja sama dengan pihak TNI, dan akhirnya HS juga dibekuk pihak TNI. Dan HS merupakan orang yang selama ini melakukan pencurian sepeda motor. “Dari hasil pengembangan ada enam sepeda motor yang merupakan hasil curian, dan kemungkinan masih akan bertambah lagi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan R menjual sepeda motor yang ia beli dari HS dengan harga Rp 2,5 juta, dan ia mem beli sepeda motor tersebut dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Sepeda motor yang berhasil diamankan polisi sementara ini antara lain,   Yamaha Mio, Suzuki Shogun,  Suzuki Satria FU, dan  Supra X.(hnr)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Mulai online 03/02/2013