Kronologi Penangkapan Hakim MK Akil Mukhtar Oleh KPK

  • rmol

akil mukhtarJurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi membeberkan kronologis penangkapan 5 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu malam (2/10).

Dalam konferensi pers di kantor KPK, Kamis (3/10) dini hari, Johan mengatakan bahwa 5 orang ini ditangkap di dua tempat berbeda. 3 orang pertama, masing-masing AM CHN, dan CN ditangkap di sebuah rumah di jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

“Ketiganya ditangkap di sebuah rumah Jalan Widya Chandra nomor 7, Jakarta Selatan,” kata Johan.

AM, kata Johan, adalah Ketua Mahkamah Konstitusi, sementara CHN adalah anggota DPR, sedangkan CN adalah pengusaha.

“Kemudian setelah melakukan tangkap di rumah di Widya Chandra, tangkap tangan juga dilakukan di sebuah Hotel di kawasan Jakpus, kalau tadi Jakbar ini sekaligus ralat. Penangkapan terhadap HB seorang kepala daerah, kemudian DH, seorang pengusaha,” kata Johan. Informasinya, HB adalah Bupati Kabupaten Gunung Mas, Hambit Bintih.

Dari penangkapan itu, lanjut Johan, KPK menyita duit dolar Singapura yang sementara ini diduga berjumlah Rp 2-3 milliar.

“Pemberian ini, CHN dan CN ini diduga memberikan kepada AM. Terkait apa? Sengketa Pilkada di sebuah Kabupaten Gunung Mas, di Kalimantan Tengah,” terang Johan Budi.

Posisi kelima orang itu saat ini sebagai terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status kelimanya. Johan menambahkan, informasi serahterima ini diterima KPK beberapa hari sebelum penangkapan.

Apakah pemberian ini yang pertama kali? “Masih didalami penyidik,” terang Johan Budi. [rus]

Print Friendly
Pos Metro Batam adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Kepulauan Riau, Indonesia. Surat kabar ini termasuk dalam grup Jawa Pos. Kantor pusatnya terletak di kota Batam. Koran ini pertama kali terbit tahun 2000.