Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita: , , ,

Mahkamah Agung: AKBP Mindo Terbukti Membunuh Istrinya
Vonis Dipenjara Seumur Hidup

Setelah satu tahun lebih berjuang, Kejaksaan Negeri Batam memenangkan kasasi yang mereka ajukan atas kasus pembunuhan Putri Mega Umboh. Mahkamah Agung (MA) membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Batam yang sebelumnya memvonis bebas terdakwa Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mindo Tampubolon. MA menguatkan dan mengabulkan tuntutan jaksa yang menghukum penjara seumur hidup Mindo.

Ketua Pengadilan Negeri Batam, Jack Johannis Octavianus, membenarkan keputusan MA tersebut. “Hasil putusan dari Majelis Hakim Mahkamah Agung yang ditanda tangani Doktor Altizor Alkostar. Intinya keputusan itu mengabulkan permohonan kasasi penuntut umum kepada Pengadilan Negeri Batam,” kata Jack saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis kemarin.
mindo tampubolon bersalah
Dalam surat yang dikirim MA ke PN Batam, MA menuliskan pembatalan keputusan PN Batam Nomor 02/PID. B/2012PN/BTN tanggal 24 Mei 2012 yang sempat membuat Mindo bebas. Jack mengutipkan isi surat MA, di antaranya berisi, “”Menyatakan saudara Mindo Tampubolon SIK, telah terbukti serta bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama. Oleh karena itu menjatuhkan pidana  kepada terdakwa selama seumur hidup.”

Dalam surat tersebut juga dituliskan ada beberapa barang bukti yang diberikan. Di antaranya pisau gagang paralon biru dengan panjang sekitar 22 sentimeter. Serta pisau gagang kecil hitam dengan panjang 8 sentimeter. Tidak hanya itu, MA juga menuliskan barang bukti lain berupa sepeda motor beber merk Yamaha yang diduga kuat milik pelaku lainnya. Jack mengatakan, hasil keputusan yang dikeluarkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri 24 Mei 2012 lalu dianggap keliru. “Keputusan MA ini kan melihat kembali (hasil putusan). Istilahnya seperti itu (keliru). Kalau tidak keliru tidak dibatalkan, toh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Batam Armen Wijaya, mengaku belum menerima langsung salinan putusan kasasi MA. Hanya saja, ia menyebut, sudah mengetahui bahwa MA telah mengabulkan kasasi tindak pidana yang didakwakan pada Mindo. “Belum menerima secara resmi. Doakan saja seperti informasi yang sudah kami dapat (Mindo dinyatakan bersalah). Pidananya dikabulkan, tapi isinya belum kami terima,” ujar Armen pada POSMETRO, Kamis kemarin.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Batam mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru setelah Mindo divonis bebas. Jaksa banding lantaran berkeyakinan perwira polisi itu terlibat dalam pembunuhan istrinya sendiri, Putri Mega Umboh. Hanya saja, harapan jaksa agar Mindo divonis seumur hidup harus kandas lantaran dalam putusan banding itu, hakim menguatkan putusan PN Batam: artinya, Mindo tetap harus bebas.

Upaya jaksa belum berhenti, hingga akhirnya jaksa mengajukan kasasi ke tingkat yang lebih tinggi, MA. Dalam putusan itu, Armen menyebut, MA mengabulkan pidana yang dialamatkan pada Mindo.

Seperti diketahui, kasus ini sempat menyedot perhatian publik setahun silam. Gugun Gunawan alias Ujang (30),  seorang pembunuh yang mengaku diorder untuk menghabisi korban, akhirnya divonis 20 tahun, setelah dituntut 18 tahun penjara oleh jaksa.  Gugun mengaku dibayar Rp25 juta untuk membunuh Putri. Sementara itu, Ros (22), pembantu korban-yang mengaku mengetahui peristiwa pembunuhan sadis itu, divonis 15 tahun penjara.

Mantan pengacara Ujang dan Ros, Juhrin Pasaribu mengaku lega dengan keputusan MA. Menurutnya, selama ini masyarakat di Batam menganggap Ujang dan Ros berbohong. Padahal semua yang mereka katakan di sidang, adalah benar adanya. “Akhirnya apa yang diceritakan Ujang itu adalah sebuah kebenaran,” tegas Juhrin.
(chi/ams)

Print Friendly
Install Aplikasi Posmetro Android di Gadgetmu
Android app on Google Play
Powered By Izulthea | Mulai online 03/02/2013 | Posmetro Batam tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar