Posmetro Batam Edisi:
Oleh
Fokus Berita:

Kejari Batam Endus Dugaan Korupsi di Bandara Hang Nadim



BATAM, METRO: Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mengendus adanya dugaan korupsi yang dilakukan mantan pejabat nomor satu di Bandara Hang Nadim Batam. Intelejen pun bergerak. Bahkan, sejumlah jaksa pidana khusus (Pidsus), yang memang menangani kasus korupsi langsung dilibatkan.

Informasi yang diterima POSMETRO, dugaan kasus korupsi itu terkait dengan sejumlah proyek pengadaan di bidang penerangan. Bahkan, Senin (18/11), tim penyelidik Kejari Batam memanggil pegawai bandara untuk dimintai keterangan di Lantai III Kantor Kejari Batam di Batamcentre.

“Diperiksa di lantai III,” ujar seorang jaksa, terkait pemeriksaan kepada wartawan.
Di lorong lantai III itu, memang dikhususkan bagi jaksa intelejen. “Tapi yang meminta keterangan, gabungan lantai II (pidana khusus) sama lantai III (intelenjen),” sebut sumber tadi.

Kabarnya juga, pemeriksaan itu dilakukan untuk meminta keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan mesin genset. Namun, belum diketahui nilai uang yang diduga dikorupsi penjabat nomor satu sebelumnya yang bertugas di Bandara
Hang Nadim.

“Kami belum berwenang memberikan keterangan pada pers,” begitu kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam, Nuni Triyana. Terkait adanya pengumpulan informasi dan data yang dilakukan jajarannya, Nuni tak membantah.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Yusron, membenarkan jajarannya sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus korupsi itu. “Masih lidik,” kata dia.

Ia berjanji, jika pemeriksaan sudah memasuki 50 persen, kasus itu akan dipublikasikan pada masyarakat. “Ya, sekitar-sekitar Januari nantilah,” katanya seraya berjanji akan menggelar konferensi pers.

Ditanya apakah penyelidikan kasus dugaan korupsi itu dilakukan atas laporan atau temuan, Yusron menyebut, “Kami punya wewenang, walau tanpa adanya laporan.”(chi)

Print Friendly
Berita Terkait ""
Mulai online 03/02/2013