Aida Bilang: "Pembangunan Kepri Berkembang Pesat" PDF Print E-mail
Oleh Redaksi   
Sabtu, 01 Mei 2010 08:13

Batam,Metro: Meski usianya masih sangat muda, tapi pembangunan Provinsi Kepri dibawah kepemimpinan Ismeth Abdullah cukup berkembang pesat, bahkan menempati posisi nomor enam se Indonesia. Kepri juga mendapat peringkat administrasi keuangan terbaik  di Indonesia dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Ini merupakan suatu prestasi yang harus terus dipertahankan dan dilanjutkan
‘’Inilah faktanya, meskipun Provinsi Kepri masih tergolong baru, tapi prestasi yang sudah dicapai cukup membanggakan dan ini harus tetap kita lanjutkan,’’ ujar calon gubernur Kepri Hj Aida Ismeth dihadapan ratusan warga Tanjungsengkuang yang memenuhi kediaman Daeng Paraga, Rabu (28/4) lalu.
Menurut satu-satunya calon gubernur dari kalangan perempuan ini, pertumbuhan ekonomi Kepri dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, rata-rata 6,65 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Begitu juga indeks pembangunan manusia (IPM) membaik hingga 73,7 pada tahun 2008, sedangkan IPM nasional saja saat itu 72,4. Pendapatan per kapita juga naik drastis, jika tahun 204 hanya 29.66 juta, maka pada tahun 2008 naik menjadi 40.32 juta.
‘’Karena pembangunan infrastruktur terus digalakkan hinga ke pulau-pulau, maka perbaikan taraf ekonomi masyarakat juga semakin membaik. Hal ini juga diiringi dengan berbagai program peningkatan  pendidikan, layanan kesehatan, penekanan angka kemiskinan,  ketersediaan hubungan telekomunikasi, serta membangunan hubungan yang harmonis dengan seluruh masyarakat,’’ imbuh calon gubernur yang berdampingan dengan Eddy Wijaya ini serius.
Capain lain yang telah diraih Provinsi Kepri selama kepemimpinan Ismeth, menurut Aida adalah Kepri mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menerapkan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam, Bintan, Karimun atau Free Trade Zone (FTZ) BBK. Dengan diterapkan FTZ, maka dimasa yang akan datang akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri sendiri. ‘’Semua pencapai tersebut harus tetap kita lanjutkan,” katanya.(sar)

 
Saat ini ada 6 guests Lagi Baca